Rabu, 02 Juni 2010
Tengoklah Halaman Rumahku Masih Dipenuhi Para Gelandangan Yang Tertidur.
Mereka berpesta malam tadi.
Rancak benar.
Alunan musik yang bingar dari usus mereka membuatku tak nyaman tidur.
"Tolonglah, sekali ini saja. pun semisal kau merasa terganggu, bersabarlah, Tuan, hanya malam ini saja."
Inginku usir rasanya. Tapi aku tak tega membangunkan mereka, Kawan.
Aku melihat mereka masih pulas sangat.
Aku rasa mereka sedang bermimpi, Kawan.
Atau mungkin sedang senyum menahan perih.
Entahlah.
Sulit benar aku membedakan antara sakit dan senyum mereka. Semua tampak sama.
Jogja, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar